Blogroll

Flag Counter

Pages

Jumat, 06 Mei 2016

Metode Membuat Alat Peraga “Batang Perkalian”



Batang perkalian adalah suatu alat peraga yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran Matematika. Alat peraga ini dapat disampaikan untuk semua kalangan pelajar, mulai dari siswa kelas III Sekolah Dasar sampai dengan mahasiswa yang mempelajari tentang Operasi Bilangan Bulat, dimana alat peraga ini dapat digunakan untuk mempermudah menghitung operasi perkalian bilangan bulat.



Batang perkalian ini kami buat dengan 2 varian, bagian depan dan bagian belakang. Pada bagian depan dapat digunakan untuk menghitung perkalian sistem desimal atau basis 10, dan bagian belakang dapat digunakan untuk menghitung perkalian basis 8.



1.    Metode Membuat Alat Peraga “Batang Perkalian”



Alat dan Bahan:



1.      Streroform



2.      Kertas HVS/A4



3.      Kertas Padi



4.      Gunting



5.      Double Type



            Metode Membuat Bentuk



1.      Membuat tulisan angka untuk setiap kolom, agar terlihat rapi, kami menggunakan Microsoft Office Word .



2.      Buatlah dalam setiap kolom terdiri dari 10  kotak untuk batang  pada basis 10 (basis desimal), dan 8 kotak untuk basis 8. Pastikan setiap kolom memiliki ukuran kotak yang sama panjang dan sejajar, begitu juga antar kolom satu dengan yang lain harus mempunyai ukuran  yang sama, jika Anda menggunakan Microsoft Office Word, Anda tinggal menggunakan menu Copy-Paste saja untuk menggandakan setiap kolom agar tetap sama. Buatlah sebanyak 11 kolom untuk basis 10 dan 8 kolom untuk basis 8.



3.      Jika sudah selesai silahkan cetak hasilnya.



4.      Lalu gunting hasil cetakan tersebut berdasarkan garis yang terletak pada setiap sisi kolom.



5.      Tempelkan hasil potongan kolom tersebut diatas steroform menggunakan double type. Tempelkan hasil kolom tentang basis 10 pada bagian steroform yang berwarna putih dan potong steroform tersebut berdasarkan panjang kertas kolom yang ditempelkan, lalu bagian lain dari streroform (bagian yang berwarna) ditempel kolom basis 8. Lakukan seterusnya sampai semua kertas kolom sudah terpasang.



6.      Lipat-lipat kertas padi sedemikian rupa hingga membentuk seperti balok tanpa tutup dengan bagian atas yang tidak terlipat, ukuran balok disesuaikan dengan panjang susunan semua kolom yang sudah dibuat sebelumnya, sehingga hasilnya seperti ini.

 

0 komentar:

Posting Komentar